Jumat, 26 Juni 2015

Rumah Tua Dengan Sejuta Kenangan (last) - Devie Aryani

Kalimat nya terputus pada kata ‘dia’ . firasatku ini bukan suatu kejadian biasa, ini adalah sebuah misteri dimana ini akan melibatkan aku. Tak ada yang membantu! Aku harus menyelesaikannya sendiri.
“udah deh Nov.. jangan bahas dia plis”
“kenapa?”
Aku mulai menanyakan hal sebenarnya yang membuat Daffa tak ingin banyak membahas tentang wanita yang dulu di cintainya itu.
“Nov.. kamu tau aku dan dia dulu satu.. tolong jangan buat aku berfikir ulang untuk mencintaimu.. rasa terindah ini hanya untukmu.. kau tau? Aku tak ingin aku dan kamu menjauh karena semua ini Nov,, tolong jangan buat ku mengingat semua kenangan lalu yang sudah aku kubur dan biarkan ku gantikan dengan rencana indah bersama mu selamanya”
Rasa itu perlahan menyapa menyapa dan menyapa lagi.. lagi dan lagi semakin lama kurasa tubuhku melemas.
“aku tau tapi ini menyiks.. menyiksa a a aku Daf” perlahan suara ku berat dan aku pingsan,tubuhku lemah tak berdaya. Aku tak lagi ingat apa yang menimpaku saat itu.
Aku terbangun,kulihat sekeliling. Aku ada dimana? Semuanya gelap hanya sebuah kursi di depan ku, ada apa ini? dimana aku sekarang? Tolong seseorang jawab pertanyaanku! Aku takut!
“kamu tak usah takut ... aku Selly.. kamu sekarang ada di rumahku”
“dimana kamu? Kenapa kamu mengikutiku? Apa salahku?”
“tolong aku, tubuhku terjebak disini, tolong jauhi laki-laki itu, aku tak ingin ada yang terluka”
.....................
Semua gelap dan aku terbangun, oh itu semua hanya mimpi.
“Ag Agnes...”
“kau sudah sadar? Coba minum dulu biar tenang” dia menyodorkan aku air putih dan aku langsung meminumnya.
“aku mimpi tentang Selly nes,, dia minta tolong”
“maksud kamu apa? Kamu melihatnya? Kamu bertemu dengannya? Apa katanya?”
“dia hanya meminta tolong karena tubuh dia terjebak di ruangan itu, ruangan yang gelap dengan hanya ada kursi hitam di dalamnya,aku tak bisa melihat apa-apa lagi. Aku tak melihatnya, hanya saja aku mendengarnya. Dan dia berpesan aku untuk menjauhi laki-laki itu, siapa yang dia maksud?”
“Daffa,,, setelah bersama dia, Daffa hanya dekat denganmu, mungkin maksud Selly itu Daffa”
..............
Oke,keesokkan harinya aku berencana mengajak Agnes melihat kedalam rumah yang aku yakin ruangan itu berada dalam rumah tua itu,
“loe yakin nih kita masuk?”
“aku yakin,, Selly di dalam nes”
Entah mengapa aku yakin bahwa sosok Selly itu ada di dalam. Ya di dalam rumah ini. feeling yang aneh itu sangat kuat membawaku masuk kedalam.
Sekeliling aku lihat, mataku tertuju ke ujung sebuah ruangan dan kursi tua yang mirip dengan apa yang aku lihat dalam mimpiku ini.
Aku mendekati kursi itu.
“aaarrgghhh apa ini? Selly.. “
Tergambar beberapa kejadian menarik dengan seorang tokoh yang sangat aku kenal. Ya, dia Daffa. Oh tuhan apa yang Daffa lakukan? Dia seperti kesetanan dan dia membunuh pacarnya sendiri? Padahal aku melihat awalnya mereka baik-baik saja, bahkan sempurna bagi pasangan. Kenapa ini kenapa?
“Nov,, loe kenapa Nov,, nov sadar nov.”
Aku tak ingat lagi apa yang terjadi, bahkan kini aku sedang berada dalam tujuan mata-mata orang-orang di sekelilingku.
“loe udah bangun, loe kenapa?”
“Selly dibunuh Nes,”
“apa??”
“Selly di bunuh oleh seseorang yang mencintainya yang kini juga mencintaiku, Daffa”
“loe jangan ngaran deh Nov, gue tuh juga gak tau Selly mati kenapa, dan gue juga gak liat selly udah lama.”
“bukan loe yang bunuh dia Daff,, tapi arwah rumah itu, dia adalah kakak laki-laki Selly, loe gak baik, loe bukan laki-laki yang baik dan almarhum kakak nya tau dan awalnya dia mau bunuh loe, tapi karena selly menahan loe akhirnya selly yang loe bunuh, loe tau itu, dan loe simpen mayat selly dekat dengan barang-barang haram loe itu, di rumah loe.”
..........................
Dari sana, aku sering bertemu dengan sosok Selly yang sering menyapaku dikala aku sedih. Percaya gak percaya, gue terlatih punya feeling yang kuat. Dari sinilah gue bisa liat masa lalu orang yang gue pegang tangannya. Begitu juga Agnes J
Kini gak ada lagi Daffa di hidup kita, gak ada lagi pengacau yang mencoba membuat gue nyaman dan bahkan menjerumuskan gue.
Oke, Daffa! Dia sekarang di tangkap polisi dan di tahan dengan tuduhan pembunuhan dan peredaran narkoba. Ternyata dia yang menjerumuskan anak-anak sekolah kedalam narkoba, dia dulunya baik dan anti nyentuh barang kaya gitu. Tapi karena dia frustasi dengan berpisahnya orangtua mereka dan meninggalnya kakak perempuannya, dia lari ke barang haram itu.
Eittss aku tau bukan karna aku bisa baca Daffa loh,, ini sedikit bukti yang polisi dapat dari rumah nya.

Sekian J

Senin, 22 Juni 2015

Perkenalan Singkat Bersama Devie Aryani

haiiii blogger...
nama ku Devie Aryani, boleh panggil apa aja asal jangan Ari ya :D
aku lahir di ciamis pada tanggal ketiga di bulan masehi ke sembilan 18 tahun lalu (sekarang tahun 205 loh).
aku beralamat di ciamis,tepatnya di sukadana.
tahun ini aku masuk Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Ciamis, dengan masuk jalur pmbb program studi D3 Analis Kesehatan.
aku sangat ingin dan sangat bercita-cita untuk menjadi seorang penulis profesional, seperti idola ku dalam menulis adalah Raditya Dika, beliau juga yang memotivasi saya agar menjadi penulis hebat :)
hobby? wah macem-macem sih ya,mulai dari selfi (pasti), traveling, karaoke, wah banyak deh :)
aku paling gak suka sama tikus dan kucing, entah kenapa berasa takut aja kalo liat kucing.
paling gak suka makanan manis,kaya yang ada kecap-kecap gitu.
alamat Facebook aku 'Deviie Ariyani Part II'
akun twitter aku @DevieAryani_
kayaknya cukup deh ya :)
aku sudahi sajalah iseng-iseng aku ini,,
happy reading :)
Enjoy gaess...


Sabtu, 13 Juni 2015

Sekilas Kehidupan by Devie Aryani

Sekilas kehidupan
By
Devie Aryani
Entah apa yang ada di fikiranku saat itu, aku meletakan sepatuku dan aku menaiki besi pada tepi tangga itu, menundukan kepala dan menghela nafas..
Sreekkkk seseorang dengan kaki pincang  menarik tanganku sehingga ku terjatuh.
“kamu mau apa? Yakin mau ketemu tuhan tanpa bekal apa-apa?”
“ini kan hidup ku tau apa kamu”
“hidup di kota besar memang susah mbak, segala sesuatu butuh uang. Tapi mbak tau gak, wajah mbak yang cantik dan badan mbak yang bugar masih bisa merebut kebahagiaan dan pekerjaan yang layak, lihat saya.. saya hanya bisa mengamen dengan mata sebelah kanan tidak bisa melihat”
“oh tuhaann... masih ada orang yang lebih miris dariku.. bawalah sepatu saya,, jual dan kamu bisa mempunyai uang untuk berobat.. percayalah saya ikhlas.. terimakasih buat pengertiannya”
“tidak usah mbak... mengapa tak mbak pakai untuk mencari kerja lainnya”
“saya punya berbagai sepatu di kontrakan saya, dan ini hanya sebagian kecil yang saya miliki.. pakailah..”
“terimakasih ...”
Disana aku mengerti kehidupan di perkotaan tak selamanya bahagia, namun untuk mencapai kebahagiaan itu butuh tangga kerja keras dan kemauan yang kuat.
Ucapan pengamen itu benar,dengan mata yang buta,kaki yang pincang, tak ada satu pun pabrik yang menerima dia. Bukankah aku lebih sempurna? Dan aku harus lebih sukses!!


Rabu, 10 Juni 2015

GA novel Selalu ada campur tangan tuhan


Bagi yang sudah membaca kisah di balik novel ini, pasti makin penasaran pingin baca dan memilikinya. Apalagi buat yang nunggu gretongan yang memang saya janjikan akan diposting pada malam ini. Siap-siap baca syarat dan ketentuannya, ya? :)
2 buku gratis via FP :
  1. Posting foto cover buku ini beserta informasi jika ada GA ini (bisa copas keseluruhan informasi ini).
  2. Tandai 25 teman facebook.
  3. Beri alasan di tulisan paling akhir, kenapa kamu ingin memiliki buku ini.
  4. Memakai foto profil sampul buku ini.
  5. Menautkan link foto pada kolom komentar di FP https://www.facebook.com/anisa.ae.publishing (jangan lupa klik 'suka' di FP, ya?)

2 buku gratis via Blog :
  1. Posting foto cover buku ini beserta informasi jika ada GA ini (bisa copas keseluruhan informasi ini).
  2. Bagikan postingan ke teman (min 5 teman).
  3. Beri alasan di tulisan paling akhir, kenapa kamu ingin memiliki buku ini.
  4. Memasang banner foto profil sampul buku ini. (seperti di kolom samping kanan blog ini) 
     <a href="http://www.anisae.com/2015/05/novel-selalu-ada-campur-tangan-tuhan.html" target="_blank" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-wZuVFdabS34/VUtD7I9gJGI/AAAAAAAAFPc/HYEuQTEypiQ/s320/Selalu%2Bada%2Bcampur%2Btangan%2Btuhan_2%2Bcopy.jpg" width="220" /></a></div>
  5. Menautkan link postingan blog kamu pada kolom komentar di postingan ini. (Jangan lupa follow blog ini, ya?)
  6. Mau mengulas novel ini jika mendapatkannya.
Bisa ikut salah satu atau keduanya. GA sampai tanggal 10 Juni 2015 dan hadiah akan dikirimkan tanggal 15 Juni. Alasan yang paling menarik akan mendapatkan buku ini secara gratis. Gratis ongkir untuk wilayah Indonesia. 

Kisah di balik buku ini bisa dilihat di http://www.anisae.com/2015/05/kisah-di-balik-novel-selalu-ada-campur-tangan-tuhan.html 
Prolog di dalam buku bisa dilihat di http://www.anisae.com/2015/05/novel-selalu-ada-campur-tangan-tuhan.html
Jika ingin melihat tiap cuplikan episodenya, bisa dilihat di http://www.wattpad.com/story/38956547-selalu-ada-campur-tangan-tuhan 

Tertarik dengan bukunya? Buruan ikut GA-nya. Jika ribet ikut GA dan ingin beli langsung juga bisa, mumpung masih harga promo. 

SMS ke 085103414877 dengan format : Tuhan#Nama#Alamat#Jumlah Buku#No HP. 
Harga PO sampai tanggal 30 Mei adalah 30.000. Harga normal 40.000. Buku dikirim bersamaan pada 15 Juni 2015.
Jangan lupa tinggalkan komentar, follow blog, dan G+, ya? Kalo info ini bermanfaat buat kamu. Bisa juga follow twitter @anis_sa_ae dan FP Anisa AE biar dapat update info tiap hari ^^v


alasan buat ingin memiliki buku ini karena di dalam nya bercerita tentang kisah nyata dan banyak pelajaran yang akan lebih memotivasi saya. 

Minggu, 07 Juni 2015

Ku Mencintaimu dalam Diam - Devie Aryani

Surat Pagi Hari
aku terbangunkan matahari yang menyinari dibalik gorden putihku. Menguap dan berolahraga ringan. Melirik jam di dindingku. Mengikat rambut dan bercermin. Terlihat sepucuk surat beramplop biru.
“bangun dan sambut harimu kasih
jemput bahagia mu dan tebarkan senyum manismu
banyak orang yang menunggu mu
dan banyak bahagia menantimu diluaran sana
have a nice day honey”
‘tertanda orang yang mencintaimu’.
Disisi lain seseorang tersenyum dibalik pagar besi dan memegang sebuah bunga mawar merah.
“ku tunggu kamu selalu cintaku,meski aku tak bisa memilikimu tapi percayalah aku selalu ingin melihatmu bahagia walau bukan bersama ku”



Hari Tua Hari Bahagia nya seorang nenek - Devie Aryani

Hari Tua Hari Bahagia
by
Devie Aryani

Hari tua itu identik dengan masa dimana para orang tua yang sudah pensiun dari pekerjaan nya tapi harus tetap menyambung hidup. apalagi jika ekonomi keluarga mereka tidak sebaik orang mapan lainnya.
Hari tua itu juga identik dengan banyak penyakit yang menghampiri dan semakin lemahnya tubuh para orang tua, apalagi mereka yang masa muda nya tida berprilaku hidup sehat.
Hari tua yang akan kita lewati nanti adalah hari yang sebenarnya ingin menjadikan kita bahagia di akhir hidup kita menanti menutup usia.
Namun berbeda dengan hari tua yang dilewati banyak mereka di pelosok negri. Meski mereka bekeinginan sama, yaitu menanti akhir usia dan bahagia tanpa beban fikiran. Hari tua seorang nenek tua ini begitu menyedihkan.
Dan hari tua bagi seorang nenek dengan status janda ini tidak mengurangi rasa bahagia nya. Meski di usia tua nya dia kehilangan suami nya karena penyakit yang menimpanya. Tapi nenek tua ini cukup bahagia dengan selalu menebarkan senyum setiap harinya.
Hari tua hari bahagia nenek ini terus bekerja dengan membuka sebuah warung kecil di rumahnya yang sederhana. Banyak anak-anak dan orang-orang yang datang berbelanja tidak membuatnya merasa capek malahan itu bisa menghibur dirinya dan merasa hidupnya tidak sendiri.
Rumah nya yang sederhana dikelilingi oleh rumah anak-anaknya yang sudah menikah dan mempunyai anak. Meski ekonomi mereka bukan tergolong ekonomi kelas atas, tapi nenek tua ini merasa bahagia di hari tua nya karena bisa berkumpul bersama anak dan cucu-cucu nya.
Nenek ini sempat berkata di sela bahagia nya “hari tua nenek bahagia. Karena bahagia itu bukan banyak uang dan banyak harta,tapi bagi nenek bahagia di hari tua itu badan tetap sehat dan ditemani dengan anak dan cucu-cucu “

Semangat nenek ini sangat menginspirasi. Tetap semangat dan bahagia nek. 


kesan dalam novel 40 tahun tidak perlu makan itu adalah badan yang tetap bugar dan selalu jaga kesehatan penting bagi tubuh kita.

#CERMAT @penerbitmizan

Rumah Tua dengan Sejuta Kenangan #5 - Devie Aryani

Rumah Tua dengan Sejuta Kenangan
by
Devie Aryani

Berulang aku melewati rumah tua itu tidak terasa apa-apa dan bahkan semua berjalan baik sebagaimana mestinya. Tapi kenapa kemaren aku sampai pingsan karena rumah itu ya.
Aku perlahan mengerti dan aku faham kalo aku merasakan rasa aneh itu saat bersama Daffa. Tapi ketika jauh dari Daffa aku merasa biasa saja dan tak merasakan hal aneh apapun.
Kutemui Agnes kembali di taman komplek nya seperti kemaren. Dan aku mulai akrab dengan sikap dia yang cuek itu.
“ada apa lagi Nov?”
“gue mau tau tentang Selly sama loe,boleh kan?”
“selama itu bisa membantu loe gue bisa”
“anterin gue ke makam selly ya.. loe mau kan?”
“sorry ya nov,, gue juga gak tau. Sebenarnya Selly menghilang dan dinyatakan meninggal. Tapi sampai saat ini gak ada  yang tau Selly dimana”
“jadi maksud loe?”
“ya,, bisa jadi yang memang kini ngikutin loe itu Selly, mungkin dia pengen bilang sesuatu sama loe atau bahkan dia gak suka sama loe kalo loe deket-deket sama Daffa”
Terdiam terdiam dan terdiam.....
Aku mencoba menghindar dari Daffa dan sosok itu pun berhenti ngikutin aku dengan rasa aneh selama ini.
Malam ini Daffa datang kerumah dengan gaya yang biasa dan motor yang biasa dia pakai anter jemput aku selam ini.
“Nov...”
“iya Daff..”
“aku suka sama kamu.. rasa ini tumbuh saat aku pertama kali melihat mu dan kita bertemu di taman satu bulan lalu ini”
“tapi Daff.........”
“kenapa? Kamu ragu? Ada yang salah?”
“aku mau kamu cerita tentang Selly sama aku. Sekarang!”
“selly? Kamu tau dari mana? Gak nov enggak”
“plis Daff,, sosok itu ngikutin aku terus”
Daffa dan aku terdiam saling pandang, tak ada yang memulai percakapan. Aku dan Daffa terdiam dan rasa aneh itu mulai muncul perlahan.
“Daf...”
“oke Nov,,, Selly itu pacar aku sebelum kamu hadir di hidupku. Dia tinggal disamping rumahku. Aku dan Dia jatuh cinta saat dia baru pindah di kompleks ini. dia cantik, dia baik, dia ramah dan dia suka nulis juga. Mirip kaya kamu Nov. Dia orang nya sabar dan imajinasi nya tinggi. Aku suka sama dia. Aku sayang sama dia. Sebulan yang lalu dia pergi ninggalin aku selamanya”
“dia meninggal kenapa?”
“dia.........................”


~Bersambung~ 

Sabtu, 06 Juni 2015

Rumah Tua dengan SEjuta Kenangan #4 - Devie Aryani

Rumah Tua dengan Sejuta Kenangan
by
Devie Aryani

Siang ini ku habiskan di kamar dengan laptop yang terus menyala bersama mp3 yang aku putar. Sesekali ku tengok jam yang tak berhenti berdetak. Keisengan ku pada Daffa muncul, aku mencoba stalking akun facebook dan twitter dia. Lama lama lama aku stalking, dan aku ru tahu kalo Daffa pernah berpacaran dengan Agnes. Ya! Agnes adalah teman seangkatan kita yang berbeda kelas dengan aku dan Daffa, ‘agnes itu kan cantik... tapi ko mereka hanya pacaran 2 bulan ya..’ stalking ku terus berjalan hingga akhirnya aku tahu dia berpisah dengan agnes 6 bulan lalu. tapi tweet dia menyatakan jika sampai pada bulan lalu dia masih bersama seorang wanita yang nama akun nya ‘SellyNDaf’
saat itu juga aku kepikiran agnes buat nanya tentang Daffa, aku hubungin dia dan kami sepakat untuk bertemu di suatu tempat depan komplek ku. Karena tidak terlalu jauh aku memutuskan untuk jalan kaki saja, mumpung udara sore ini sejuk dan aku sekalian jalan-jalan.
Saat melangkah kaki ini terpaku dan fikiran tertuju pada rumah tua itu, yahh aku harus melewati itu untuk sampai di tempat yang aku tuju. Perlahan aku melangkah di depan rumah itu, ku pandangin inci demi inci halaman rumah itu. Datar! Flat! Tak terasa apa-apa! Tak terdengar apa-apa!
Aku bergegas meninggalkan rumah tua itu, rasa yang kemarin-kemarin aku rasakan kini hilang. Padahal ketakutan ku kemarin sering terjadi. Dan sekarang semua berbalik ketika pertama kali aku melewati jalan depan rumah yang aku takuti itu. Why? Ada apa sebenarnya dengan aku dan Rumah itu?
30 menit berjalan dengan bingung,aku sampai di tempat aku berjanji dengan Agnes. Kulihat sekeliling taman hijau itu dan di ujung kiri ku terlihat Agnes dengan baju merah dan rok hitam diatas lutut dipadukan dengan sepatu cat dan rambut pirang gaya kriting gantung itu duduk manis dengan handphone di tangannya.
“haii...nunggu lama ya nes?”
“eh elo.. gak ko,gue sering kesini jadi gak bete bete amat“
“sory deh ya kalo lama,gue kan jalan kaki”
“tumben loe.. Daffa nya mana?”
“justru itu yang mau tanyain sama elo”
“gue? What? Ada apa?”
“loe mantan Daffa kan?”
“hahaha bukan Nov bukan.. lagian gue gak tau apa-apa soal Daffa”
“udah deh.. gue tau loe mantan Daffa dan loe pasti tau soal rumah tua disamping rumah Daffa itu kan? Apalagi loe dulu sering maen ke rumah Daffa. Pasti loe tau banget semua pertanyaan yang ada di fikiran gue ini kan?”
Agnes terdiam memandangi ku dalam, dia tersenyum lebar.
“loe stalking akun Daffa sama akun gue yaa? Hahaha kepo deh loe”
“plis deh Nes, bantu gue ya!”
Tertawa Agnes yang anggun tapi sedikit mirip cowo ini berhenti. Dia batuk dan memalingkan wajahnya kemudian berdiri dan berjalan beberapa langkah di depan gue.
“Gue dulu sering banget ke rumah Daffa, gue deket banget sama bokap nyokap nya. Daffa itu orangnya baik,dia cerdas,dia keren,dan dia sopan. Gue sering maen ke rumah dia karena dulu gue adalah cewe pertama yang Daffa ajak pacaran setelah sekian banyak cewe yang deketin Daffa. Tapi perjalanan cinta gue berakhir karena ada cewe yang cinta sama Daffa lebih dari gue.”
“siapa Nes?”
“gue belom selesai cerita...!!! Rumah disamping rumah Daffa itu adalah rumah Selly, dia sahabat baik gue sejak SMP. Selly seorang yang hobby nulis dan di post ke blog kaya loe. Dia cewe yang sangat cantik,dan gue relain Daffa buat dia Nov.”
“maksud loe?”
“Daffa dan Selly jatuh cinta karena mereka sering bertemu dan Daffa banyak berubah dengan Selly,gue rela relain mereka jadian. Sampai pada Selly meninggal satu bulan lalu.”
“meninggal?”
“yaa.. gue juga gak tau dia kenapa. Tapi Daffa terpuruk dan bahkan orang tuanya pergi karena keperluan pekerjaan. Sejak Selly meninggal Daffa dikabarkan banyak deket sama cewe,pokoknya Daffa sekarang berbeda dengan Daffa yang dulu.”
Aku dan Agnes terdiam. Dan rasa itu kembali menyapaku,dingin dan angin yang datang menyapa membuat aku semakin takut.
“selly...sorry...Nova ini temen gue, dia baik, dia seperti loe sell,biarin gue terus sama dia”
Aku terdiam melihat Agnes menongak ke atas dan berkata pada angin dingin yang menyapa. Kenapa ini? Ada apa? Apakah Selly ada disini? Oh Tuhan...


~bersambung~

Jumat, 05 Juni 2015

Rumah Tua dengan Sejuta Kenangan #3 - Devie Aryani

Rumah Tua dengan Sejuta Kenangan
part 3

Sejak masuk SMA aku mulai suka menulis cerpen dan novel, sudah banyak juga cerpen yang aku post di dunia maya. Hobby ku yang menulis fiksi dengan latar menyeramkan atau horror ini membuat ku ingin menulis tentang sebuah rumah tua di komplek ku itu. Namun aku sangat ingin menulis kisah nyata dan keadaan nyata dari rumah tua yang kumuh itu. Berulang kali aku membuka laptop masuk microsoft word kemudian menulis dan hapus, menulis dan hapus. Berulang kali terjadi hingga suara dering telpon masuk.
“hallo Daf”
“malam Nova..belum tidur kamu?”
“belum daf,, masih main laptop”
“cepet tidur gih,besok kan sekolah”
“Daf.. aku kepikiran rumah tua samping rumahmu”
“hahh,, maksud kamu?”
“besok antar aku ke rumah itu ya,besok malam”
“gila kamu Nov,besok malam jumat -_-“
“yaudah,aku sendiri”
Ide gila itu muncul dan terus menghantui fikiran ku.
Tokkk...
suara batu mengetuk kaca jendela ku,siapa yang malam-malam gini melempar batu, aku mendekati dan membuka jendela ku. Kulihat sekeliling tak ada satupun orang disana. Aneh mulai ku temui,aneh oh aneh. Padahal disini tak ada anak kecil yang berkeliaran seperti di rumah ku dulu.
......................
Keesokan harinya,aku pulang sekolah dengan dianter Daffa, rasa aneh itu muncul saat masuk komplek dan makin menjadi saat melewati rumah tua itu. Sampai aku ke rumah dan berpisah dengan Daffa baru rasa itu perlahan hilang.
Malam ini aku menunggu Daffa di taman pertama kali kita bertemu. Tak lama Daffa datang dengan gaya nya yang sangat macho dan bikin jatuh cinta deh, oh my god! Misi ku masuk rumah tua itu dan bukan kencan!!
Perlahan Daffa datang dan rasa aneh itu kembali hadir, aku merasa di taman ini bukan hanya ada aku dan Daffa, aku merasa ada yang mengawasi kita. Aku melirik ke sekeliling tak ada satu pun orang disini. Udara yang semakin dingin membuat keberanianku menyusut.
Tanpa basa basi aku menarik tangan Daffa berjalan cepat ke depan rumah tua itu, aku menyalakan senter dan mulai berjalan. Aku berpegang tangan erat pada Daffa, karena jujur meski punya hobby menulis dan menonton film horror, disaat kaya gini itu aku gak begitu berani. Tetap aja takut,deg-degan,campur aduk,wah gila deh.
Perlahan aku tiba di pintu pertama rumah itu yang sedikit terbuka, tanganku perlahan dingin dan tak kurasa apa-apa,aku ingat sesuatu menepuk pundak ku dan rasa aneh itu semakin menjadi .
Bruukkkkkkkkk................
Aku perlahan membuka mata dan aku sudah berada di kamar ku dengan keadaan berbaring. Oh tuhan aku kenapa?
“kamu udah sadar?”
“daffa...”
Daffa datang memakai seragam sekolah yang rapi membawa segelas susu dan kentang goreng di nampan nya. Tapi rasa itu, rasa aneh itu kembali hadir. Setiap aku bersama Daffa rasa aneh itu muncul dan menghantui ku. Kenapa ini?
“semalem kamu pingsan,gak tau deh kamu liat apa”
“aku pingsan?”
“iyaa,, kayaknya memang rumah itu tak suka denganmu”
“ko gitu sih...”
“ya karna kamu cewe nov”
“maksud kamu daf?”
“eh enggak,, aku berangkat dulu aja deh ya.. kamu nanti aku izinin”
Daffa pergi dan rasa aneh itu pun mulai menghilang. Perkataan daffa berlari di fikiranku saat ini. Rumah itu tak suka denganku karna aku cewe? Maksudnya apa?
Daffa tau sesuatu tentang rumah itu. Aku yakin!!!

~bersambung~


Sebenernya apa hubungan daffa dengan rumah tua itu? Nantikaannn!!!


Kamis, 04 Juni 2015

Rumah Tua dengan Sejuta Kenangan #2 - Devie Aryani

Rumah Tua dengan Sejuta Kenangan Part 2

Aku berlari di koridor sekolah dengan tergesa-gesa karena aku terlambat masuk kelas pada hari pertama dan ini amat sangat memalukan. Sifat malas aku membuatku terlambat bangun dan akibatnya terlambat pergi ke sekolah. SMA Negeri 2 Harapan ini menjadi sekolah baru ku setelah pindah di kota bandung ini. Aku langsung mencari kelas bertuliskan XII IPA 2 dan akhirnya aku menemukan kelas itu di ujung koridor di depan lapangan basket. Aku pun masuk dan aku langsung di persilahkan memperkenalkan diri kepada semua kawan baru ku. Aku pun segera mengenalkan diri ku dan tatapan ku menangkap tatapan seorang cowo yang tak asing lagi. Dafa!! Ya dia dafa laki-laki yang aku temui kemarin sore. Hatiku seakan bersorak bahagia melihat kenyataan ini. Setelah selesai memperkenalkan diri aku di suruh duduk di bangku kosong baris ke tiga dan bersbelahan dengan bangku dafa. Aku berjalan dengan santai dengan memperlihatkan senyum ramah pada semua teman baru ku ini.

Teeetttttttttt
Bel pulang berdering dan keadaan ku membaik dengan semua teman yang bersikap ramah di sekelilingku. Aku keluar kelas dengan di ikuti semua teman kelasku. Aku berdiri di dekat pintu dengan muka bingung.
“nov,, “
“eh Daffa...”
“pulang bareng yuk”
“eh gak usah daf,, aku pulang sendiri aja”
“rumah kita searah kan,, walaupun cuman naik motor butut gini,insyallah selamat ko”
“haha kamu,, iya deh iya”
Aku mengangguk dan mulai berjalan di samping Daffa.
Motor merah yang gak bagus-bagus amat itu aku naiki,, beberapa menit tanpa suara. Sampai pada sebuah rumah tua di samping rumah Daffa itu.
“rumah ini .......” gumam ku
“serem ya Nov..”
“hah,, iya Daff,, udah kotor,gelap lagi.. horror banget ya Daff.. kamu gak takut?”
“kalo aku takut,aku udah pindah dari dulu Nov.. haha”
Sekitar beberapa meter menuju rumahku,setelah melewati jalan depan rumah tua besar itu aku merasa seperti ada yang mengikuti ku. Entah apa akupun tak tau,yang pasti beberapa kali aku menoleh kebelakang tak ada apa-apa. Apa mungkin perasaanku saja? Apakah aku terlalu takut dengan rumah itu?


~bersambung~ 

ada apa dengan Rumah Tua itu?? nantikan cerita selanjutnya :)


Rabu, 03 Juni 2015

Rumah Tua dengan sejuta kenangan #1 - Devie Aryani

Hampir 2 jam aku duduk dalam mobil avanza silver papah dengan diikuti oleh 1 truk yang membawa semua barang-barang aku dan keluarga aku. Ya setelah kakak menikah dan papah dialih tugaskan ke sebuah kota terpencil yang jauh dari kota metropolitan kami terpaksa mengikuti papah dan pindah rumah di sebuah kota kecil di bandung ini.
Nama aku Nova Amalia, panggilan akrab di rumah sih nonov terserah deh kalian mau panggil apa. Aku anak kedua mamah dan papah aku. Mamah aku seorang penulis yang cukup terkenal dan papah seorang pekerja perusahaan industri yang sering dialih tugaskan seperti sekarang ini. Kakak aku Andhika Ramadian sekarang sudah bahagia bersama keluarga kecil yang dibina nya 1 tahun lalu.
Tak lama setelah sampai pada sebuah rumah yang lumayan besar dan nyaman,dengan taman yang cukup luas ini aku berpamitan kepada mamah dan papah untuk berkeliling melihat suasana lingkungan rumah yang akan ku tinggali mungkin selamanya.
Sejak menyusuri jalan gang di komplek rumah ini tak satu pun orang yang aku temui, dan pandanganku tertuju pada sebuah taman sepi di samping sebuah bangunan tua yang terlihat tak terurus. Entah apa yang membuatku menghampiri taman tersebut dan sepasang ayunan menarik ku untuk mendekatinya dan bermain di sana. Aku pun menduduki ayunan itu dan coba mengayunkan nya dengan pelan di iringi hembusan angin sore yang sejuk. Aku memejamkan mata menikmati suasana baru yang tak aku temui di kota tempat tinggalku dahulu hingga sampai suara laki-laki menyadarkan lamunan indahku.
“haii....”
“(membuka mata) oh haii (melihat sekeliling) ...”
“kenapa? Kaget ya?”
Siapa seseorang di depan ku ini, seseorang yang membuatku memandanginya tanpa lelah. Dengan menggunakan sepatu cat berwarna cokelat,jeans coklat dan baju hitam yang ditutupi sweater coklat serta memiliki rambut model gaya eza gionino ini. Siapa dia? Membuatku bertanya apakah ini manusia atau malaikat?
“heyy... are you okay?”
“ohh ya,i’m oke
J kamu siapa ya?”
“aku dafa,rumah kamu di ujung komplek ini ya?”
“oh nama ku nova,iya dan aku pindahan...kamu udah lama di depan aku?”
“sejak kamu datang ke taman ini aku udah disini,tepatnya aku duduk di bawah pohon itu (menunjuk pada sebuah kursi panjang dibawah pohon)”
“ohh ya aku gak sadar... maaf ya”
“iya gapapa, enjoy ya! Aku pergi dulu...”

Mataku mengikuti arah kepergian dafa tanpa kata, pertemuan yang singkat ini membuatku menyukainya. Siapakah dia? Dimanakah rumahnya? Dan ini yang menghantui fikiranku saat ini.

~bersambung~



Senin, 01 Juni 2015

masalah Thalassaemia

Thalassaemia....

Aku seorang penderita Thalassaemia. Kini aku berumur 18 tahun. Aku seorang perempuan. Aku divonis Thalassaemia saat aku berusia 7 tahun. Ya! Tepat 11 tahun lalu. di ciamis sendiri sudah ada 160 penderita Thalassaemia. Belom lagi di kota lain yang aku yakin pasti banyak penderita Thalassaemia.  Bagi kalian penderita Thalassaemia pasti banyak mengalami kesulitan di hidup kalian kan? So , ini juga yang akan aku share pada kalian.
Penderita thalassaemia atau bukan penderita sebaiknya tahu.

Lemah. Letih. Lesu. Lunglai.
pasti ini sudah menjadi teman kita sehari-hari. Meski gak di pungkiri semunya pasti ada saat badan kami drop. Banyak yang sering putus asa saat mengalami masa ini. Apalagi saat udah drop dan mau tranfusi itu pmi kosong. Salah satu cara yang aku lakuin saat kaya gini itu adalah “enjoy”. Selain enjoy ngadepin masalah yang ada, kita juga harus sabar. Karena gak sabar bikin kita jadi susah buat ikhlas dan bakalan jadi beban di hati dan fikiran kita.

Badan yang berbeda dengan yang lain.
seorang penderita thalassaemia cenderung memiliki tubuh yang kecil karena darah merah yang terus berkurang sehinggu pertumbuhan tidak stabil dan ini sering kali menjadi ejekan teman-teman sebaya kami yang normal. Meski badan kita berbeda tapi otak kita sama kan gaissss... Bikin karya dan kita bakal dilihat penting!!

Sensitif
beberapa penderita thalassaemia mungkin mengalami sifat seperti ku. Ya! Sensitif. Kadang ocehan yang mungkin menyinggung perasaan kami bisa membuat kami down dan bahkan bisa sampai sakit hati. Seperti pengalaman ku dahulu,saat komentar teman lain nya yang membuat sakit hati dan aku sering meneteskan air mata karena komentar yang kurang pantas. Tapi inilah yang membuat ku belajar,banyak menulis banyak membaca buku dan menonton komedi. Dan aku sekarang menjadi seorang yang selalu bercanda, meski komentar orang lain yang serius itu menyakiti hati aku menjadi strong dan menganggapnya hanya bercanda.

Sulit mengungkapkan perasaan pada lawan jenis.
ini banyak dialamin oleh wanita,sepertiku. Ya! Aku akui sangat sulit memberitahu mereka yang mendampingi kita bahwa kita mempunyai kelainan dan berbeda dengan banyak wanita normal lainnya. Seperti pengalamanku dulu, awal hubungan yang sangat baik membuatku yakin ini tak akan menjadi penghalang bagi hubungan ku dengannya. Tapi saat aku memberitahukan nya dengan harapan hubungan ini tak terjadi apa-apa, dia meninggalkanku setelah tahu aku yang sebenarnya. Miris ya? Miris !! tapi ternyata,dari sanalah aku bisa memilih dan membedakan laki-laki yang mencintaiku tulus dan yang hanya mencintaiku dengan modus. Enjoy menjalani cinta gaiisss...
untuk kamu kamu kamu yang mempunyai masalah yang sama, menurutku kasih tau aja mereka apa-adanya, kalo dia mencintai dirimu dia pasti bakal menerima nya. Kalo dia pergi, ya lupakan, dia bukan jodohmu!
suatu saat nanti pasti akan ada sosok yang mendampingi kita dan senantiasa selalu berkata “yuk ceh Hb,,nanti aku temenin tranfusi sampai selesai”. Kalo yang udah ada sosok yang bicara kaya gitu ya PERTAHANIN!!!

Sosialisasi pada masyarakat
Pasti banyak yang malu,gengsi,takut, tau apalah apalah alasan untuk bersosialisasi pada masyarakat. Mulai dari sekarang hapus deh yang kaya gitu. Terutama bagi kamu kamu kamu yang kuliah dan kerja! Sosialisasi dan bergaul pada masyarakat itu perlu loh. Apalagi untuk kelangsungan aktivitas kita yang numpuk.

Jangan bicara ‘Gak Normal’ pada diri kita sendiri. Bicaralah ‘Gue Normal’ pada setiap hembus nafas kita. Dan pada dasarnya kita normal ko,kita sama seperti banyak orang lainnya. Kita makan nasi,kita bernafas,kita minum,kita tidur,kita bekerja. Namun memang kita punya satu hari istimewa untuk tranfusi.

Thalassaemia itu bukan berarti kita gak sukses loh...

Fighting................. J J J J :*