Kamis, 04 Juni 2015

Rumah Tua dengan Sejuta Kenangan #2 - Devie Aryani

Rumah Tua dengan Sejuta Kenangan Part 2

Aku berlari di koridor sekolah dengan tergesa-gesa karena aku terlambat masuk kelas pada hari pertama dan ini amat sangat memalukan. Sifat malas aku membuatku terlambat bangun dan akibatnya terlambat pergi ke sekolah. SMA Negeri 2 Harapan ini menjadi sekolah baru ku setelah pindah di kota bandung ini. Aku langsung mencari kelas bertuliskan XII IPA 2 dan akhirnya aku menemukan kelas itu di ujung koridor di depan lapangan basket. Aku pun masuk dan aku langsung di persilahkan memperkenalkan diri kepada semua kawan baru ku. Aku pun segera mengenalkan diri ku dan tatapan ku menangkap tatapan seorang cowo yang tak asing lagi. Dafa!! Ya dia dafa laki-laki yang aku temui kemarin sore. Hatiku seakan bersorak bahagia melihat kenyataan ini. Setelah selesai memperkenalkan diri aku di suruh duduk di bangku kosong baris ke tiga dan bersbelahan dengan bangku dafa. Aku berjalan dengan santai dengan memperlihatkan senyum ramah pada semua teman baru ku ini.

Teeetttttttttt
Bel pulang berdering dan keadaan ku membaik dengan semua teman yang bersikap ramah di sekelilingku. Aku keluar kelas dengan di ikuti semua teman kelasku. Aku berdiri di dekat pintu dengan muka bingung.
“nov,, “
“eh Daffa...”
“pulang bareng yuk”
“eh gak usah daf,, aku pulang sendiri aja”
“rumah kita searah kan,, walaupun cuman naik motor butut gini,insyallah selamat ko”
“haha kamu,, iya deh iya”
Aku mengangguk dan mulai berjalan di samping Daffa.
Motor merah yang gak bagus-bagus amat itu aku naiki,, beberapa menit tanpa suara. Sampai pada sebuah rumah tua di samping rumah Daffa itu.
“rumah ini .......” gumam ku
“serem ya Nov..”
“hah,, iya Daff,, udah kotor,gelap lagi.. horror banget ya Daff.. kamu gak takut?”
“kalo aku takut,aku udah pindah dari dulu Nov.. haha”
Sekitar beberapa meter menuju rumahku,setelah melewati jalan depan rumah tua besar itu aku merasa seperti ada yang mengikuti ku. Entah apa akupun tak tau,yang pasti beberapa kali aku menoleh kebelakang tak ada apa-apa. Apa mungkin perasaanku saja? Apakah aku terlalu takut dengan rumah itu?


~bersambung~ 

ada apa dengan Rumah Tua itu?? nantikan cerita selanjutnya :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar