Jumat, 26 Juni 2015

Rumah Tua Dengan Sejuta Kenangan (last) - Devie Aryani

Kalimat nya terputus pada kata ‘dia’ . firasatku ini bukan suatu kejadian biasa, ini adalah sebuah misteri dimana ini akan melibatkan aku. Tak ada yang membantu! Aku harus menyelesaikannya sendiri.
“udah deh Nov.. jangan bahas dia plis”
“kenapa?”
Aku mulai menanyakan hal sebenarnya yang membuat Daffa tak ingin banyak membahas tentang wanita yang dulu di cintainya itu.
“Nov.. kamu tau aku dan dia dulu satu.. tolong jangan buat aku berfikir ulang untuk mencintaimu.. rasa terindah ini hanya untukmu.. kau tau? Aku tak ingin aku dan kamu menjauh karena semua ini Nov,, tolong jangan buat ku mengingat semua kenangan lalu yang sudah aku kubur dan biarkan ku gantikan dengan rencana indah bersama mu selamanya”
Rasa itu perlahan menyapa menyapa dan menyapa lagi.. lagi dan lagi semakin lama kurasa tubuhku melemas.
“aku tau tapi ini menyiks.. menyiksa a a aku Daf” perlahan suara ku berat dan aku pingsan,tubuhku lemah tak berdaya. Aku tak lagi ingat apa yang menimpaku saat itu.
Aku terbangun,kulihat sekeliling. Aku ada dimana? Semuanya gelap hanya sebuah kursi di depan ku, ada apa ini? dimana aku sekarang? Tolong seseorang jawab pertanyaanku! Aku takut!
“kamu tak usah takut ... aku Selly.. kamu sekarang ada di rumahku”
“dimana kamu? Kenapa kamu mengikutiku? Apa salahku?”
“tolong aku, tubuhku terjebak disini, tolong jauhi laki-laki itu, aku tak ingin ada yang terluka”
.....................
Semua gelap dan aku terbangun, oh itu semua hanya mimpi.
“Ag Agnes...”
“kau sudah sadar? Coba minum dulu biar tenang” dia menyodorkan aku air putih dan aku langsung meminumnya.
“aku mimpi tentang Selly nes,, dia minta tolong”
“maksud kamu apa? Kamu melihatnya? Kamu bertemu dengannya? Apa katanya?”
“dia hanya meminta tolong karena tubuh dia terjebak di ruangan itu, ruangan yang gelap dengan hanya ada kursi hitam di dalamnya,aku tak bisa melihat apa-apa lagi. Aku tak melihatnya, hanya saja aku mendengarnya. Dan dia berpesan aku untuk menjauhi laki-laki itu, siapa yang dia maksud?”
“Daffa,,, setelah bersama dia, Daffa hanya dekat denganmu, mungkin maksud Selly itu Daffa”
..............
Oke,keesokkan harinya aku berencana mengajak Agnes melihat kedalam rumah yang aku yakin ruangan itu berada dalam rumah tua itu,
“loe yakin nih kita masuk?”
“aku yakin,, Selly di dalam nes”
Entah mengapa aku yakin bahwa sosok Selly itu ada di dalam. Ya di dalam rumah ini. feeling yang aneh itu sangat kuat membawaku masuk kedalam.
Sekeliling aku lihat, mataku tertuju ke ujung sebuah ruangan dan kursi tua yang mirip dengan apa yang aku lihat dalam mimpiku ini.
Aku mendekati kursi itu.
“aaarrgghhh apa ini? Selly.. “
Tergambar beberapa kejadian menarik dengan seorang tokoh yang sangat aku kenal. Ya, dia Daffa. Oh tuhan apa yang Daffa lakukan? Dia seperti kesetanan dan dia membunuh pacarnya sendiri? Padahal aku melihat awalnya mereka baik-baik saja, bahkan sempurna bagi pasangan. Kenapa ini kenapa?
“Nov,, loe kenapa Nov,, nov sadar nov.”
Aku tak ingat lagi apa yang terjadi, bahkan kini aku sedang berada dalam tujuan mata-mata orang-orang di sekelilingku.
“loe udah bangun, loe kenapa?”
“Selly dibunuh Nes,”
“apa??”
“Selly di bunuh oleh seseorang yang mencintainya yang kini juga mencintaiku, Daffa”
“loe jangan ngaran deh Nov, gue tuh juga gak tau Selly mati kenapa, dan gue juga gak liat selly udah lama.”
“bukan loe yang bunuh dia Daff,, tapi arwah rumah itu, dia adalah kakak laki-laki Selly, loe gak baik, loe bukan laki-laki yang baik dan almarhum kakak nya tau dan awalnya dia mau bunuh loe, tapi karena selly menahan loe akhirnya selly yang loe bunuh, loe tau itu, dan loe simpen mayat selly dekat dengan barang-barang haram loe itu, di rumah loe.”
..........................
Dari sana, aku sering bertemu dengan sosok Selly yang sering menyapaku dikala aku sedih. Percaya gak percaya, gue terlatih punya feeling yang kuat. Dari sinilah gue bisa liat masa lalu orang yang gue pegang tangannya. Begitu juga Agnes J
Kini gak ada lagi Daffa di hidup kita, gak ada lagi pengacau yang mencoba membuat gue nyaman dan bahkan menjerumuskan gue.
Oke, Daffa! Dia sekarang di tangkap polisi dan di tahan dengan tuduhan pembunuhan dan peredaran narkoba. Ternyata dia yang menjerumuskan anak-anak sekolah kedalam narkoba, dia dulunya baik dan anti nyentuh barang kaya gitu. Tapi karena dia frustasi dengan berpisahnya orangtua mereka dan meninggalnya kakak perempuannya, dia lari ke barang haram itu.
Eittss aku tau bukan karna aku bisa baca Daffa loh,, ini sedikit bukti yang polisi dapat dari rumah nya.

Sekian J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar